Dibolehkan Berpuasa Tidak Ikut Jadwal Pemerintah (Muhammadiyah 28 Juni, Pemerintah 29 Juni)


Sidang Isbat yang digelar Kemenag (Kementerian Agama), Jumat (27/6) menetapkan 1 Ramadan jatuh pada Minggu, 29 Juni 2014.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin menyatakan, sidang Isbat yang selesai pukul 19.45 WIB itu  mendengarkan laporan saksi yang ditempatkan pada 63 titik di Indonesia untuk melakukan rukiyah hilal. Dari laporan saksi, tidak ada hilal yang terlihat sampai 1 derajat.




Meskipun sudah menjadi keputusan, namun pemerintah tidak akan memaksa bagi muslimin yang memilik pendapat berbeda. Menteri Agama mengatakan, pemerintah memberikan kekeluasaan bagi umat Islam yang tidak mengawali 1 Ramadhan berdasarkan ketetapan pemerintah itu.

Lukman menambahkan, pemerintah punya tanggungjawab untuk memberikan arahan dan pedoman soal kapan puasa itu diawali. Karenanya, Sidang Isbat digelar yang merupakan realisasi UU no. 3 tahun 2006 yang mengamanahkan pemerintah menetapkan 1 Ramadhan, 1 Syawal, dan 1 Zulhijjah.



Sebelumnya, organisasi berbasis Islam terbesar kedua, Muhammadiyah telah menentukan 1 Ramadan, Sabtu (28/6). Keputusan ini didasarkan pada hasil hisab wujudul hilal yang dilakukan Majelis Tarjih dan Tajdid Pengurus Pusat Muhammadiyah.