SMK Di Malang Kembangkan Pesawat Berpenumpang


SMK Budi Mulia Malang, Provinsi Jawa Timur, segera mengembangkan pesawat berpenumpang manusia yang diberi nama Human X dari prototipe heksacopter yang telah dikembangkan sebelumnya.

Pesawat itu ke depan akan digunakan untuk kepentingan pemetaan, fotografi, penelusuran wilayah pascabencana, hingga pesawat pengintai.



Pihaknya mengembangkan riset pesawat tersebut awalnya karena ingin memberikan peluang bagi siswanya agar bisa menerapkan ilmu yang mereka dapatkan secara aplikatif.

"Ke depan kami akan mengembangkan Human X yang berpenumpang manusia," kata pengajar SMK Budi Mulia sekaligus pengembang heksacopter Wiyono di Malang.

"Menggunakan teknologi robotik yang kami riset sejak dua tahun lalu," katanya.

"Kami berharap suatu saat ini bisa diproduksi massal sebagai salah satu karya anak desa yang membanggakan," katanya.

Selama ini, pihaknya sudah mengembangkan pesawat tanpa awak heksacopter yang mampu terbang hingga ketinggian 2 km dari permukaan tanah dan merekam keadaan sampai jangkauan 1--2 km (retour point).


Pesawat heksacopter sekaligus mampu merekam dalam format JPEG maupun video bahkan dipantau secara langsung melalui monitor di darat dan dikendalikan dengan remote/tablet serta diposisikan dengan Google map.

Pesawat heksacopter seri BM 01X karya siswa SMK Budi Mulia bahkan pernah menjuarai beberapa kompetisi bergengsi, di antaranya Juara I Bidang Teknologi Lomba Jawara SMK 2013.