Translate

Sunday, June 22

Contoh Jawaban Kasus TAP PGSD terbaru pada pembelajaran Pak Toni

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Contoh Jawaban Kasus TAP PGSD terbaru pada pembelajaran Pak Toni
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/06/contoh-jawaban-kasus-tap-pgsd-terbaru.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Setelah anda membaca Contoh Kasus TAP PGSD, berikut admin berikan contoh jawaban dari kasus pembelajaran tersebut : 

1. Tiga kelemahan pembelajaran Pak Toni adalah:

Pak Toni tidak menjelaskan bagaimana menyelesaikan soal secara bertahap, misalnya pada kasus tersebut tampak Pak Toni sama sekali tidak menjelaskan bagaimana caranya untuk menyamakan penyebut bilangan pecahan. Penjelasannya terlalu singkat sehingga tidak jelas. Biasanya untuk menyamakan penyebut suatu pecahan yang bilangan penyebutnya tidak sama yaitu menggunakan KPK. Dengan begitu akan membuat siswa mudah memahami penjumlahan pecahan tersebut.




Pak Toni tidak mengecek pemahaman siswanya dengan baik. Hal ini terlihat pada : Ia hanya menanyakan "Mengerti anak-anak?". Pertanyaan model ini tidak dapat mengecek pemahaman siswa. Seharusnya ia menanyakan langkah-langkah menjumlahkan pecahan secara langsung, misalnya dengan menanyakan, "Mengapa penyebut pada langkah penjumlahan pecahan itu diubah menjadi 4 dan 6?" dan sebagainya. Pertanyaan langsung mengarah ke materi pelajaran, bukan menanyakan apakah anak mengerti atau tidak saja.

Pak Toni tidak membimbing siswa hal ini dapat terlihat dari kegiatan, setelah memberikan 5 soal latihan, ia duduk di depan kelas (di kursinya) sambil membaca. Padahal idealnya seorang guru berkeliling membimng siswanya yang merasa kesulitan.

Selain itu ketika salah seorang anak diminta menuliskan jawabannya di papan tulis, Pak Toni tidak meminta tanggapan dari siswa lain. Hal ini merupakan sebuah kelemahan pembelajaran, padahal apabila Pak Toni memanfaatkannya menjadi bahan diskusi dan kesempatan untuk menjelaskan kembali materi terkait soal tersebut maka pembelajaran akan dapat menjadi lebih baik.

2. Pada materi penjumlahan pecahan tersebut, jika saya menjadi Pak Toni maka langkah-langkah yang akan saya lakukan adalah sebagai berikut :

KEGIATAN PENDAHULUAN 

Melakukan apersepsi (mengaitkan materi)
Memberikan motivasi buat peserta didik
Menyampaikan tujuan pembelajaran (tujuan yang akan dicapai setelah pembelajaran)

KEGIATAN INTI

Memberikan sebuah contoh soal tentang penjumlahan pecahan yang memiliki penyebut yang berbeda, misal 1/4 + 1/2
Menyajikan langkah-langkah demi langkah cara menyelesaikan contoh soal tersebut secara runtut, rinci, jelas, dan logis kepada siswa.
Memberikan sebuah contoh soal lagi, misal 1/3 + 1/4
Meminta siswa untuk berpartisipasi secara bergantian untuk menyelesaikan soal tersebut selangkah demi selangkah, sembari mengecek pemahaman setiap siswa.
Membantu siswa yang mengalami kesulitan pada langkah-langkah yang dilakukan untuk menyelesaikan soal tersebut.
Memberi sebuah contoh soal lagi, misalnya 1/2 + 1/5.
Kembali meminta siswa mengerjakan soal tersebut, kali ini secara berpasangan dengan teman sebangku mereka (teman yang duduk berdekatan) masing-masing. 


Meminta siswa mengecek hasil pekerjaan mereka dengan membandingkannya dengan hasil pekerjaan pasangan lainnya.
Meminta mereka mendiskusikan apabila terdapat perbedaan jawaban, sembari guru memberikan bimbingan bila diperlukan.
Memberikan soal latihan sebanyak 5 buah contoh soal untuk dikerjakan.
Mengecek jawaban siswa dengan meminta beberapa orang menuliskan jawaban mereka masing-masing di papan tulis.
memfasilitasi diskusi kelas apabila terdapat perbedaan-perbedaan jawaban siswa.

PENUTUP

Mengajak siswa merefleksi dan menyimpulkan pembelajaran yang telah diikuti selama pembelajaran.
Memberikan PR dan meminta siswa belajar untuk materi pada pertemuan berikutnya.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.