Translate

Wednesday, June 11

Gelar S.Pd.tidak berlaku, pelamar CPNS wajib bergelar guru profesi (Gr.)

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Gelar S.Pd.tidak berlaku, pelamar CPNS wajib bergelar guru profesi (Gr.)
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/06/gelar-spd-tidak-berlaku-untuk-pelamar-cpns.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!
Untuk melamar CPNS baru formasi guru tidak bakal mudah. Gelar S.Pd. (sarjana pendidikan) tidak berlaku. Pelamar CPNS guru wajib bergelar guru profesi (Gr.). Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, sarjana fakultas kependidikan yang bergelar S.Pd. itu belum bisa disebut sebagai guru profesi. 


Karena itu, mereka tidak boleh melamar CPNS baru formasi guru. Sistem ini sama dengan profesi dokter. Di mana, pelamar CPNS dokter umum tidak cukup bermodal sarjana kedokteran (S.Ked.), tapi harus dokter profesi (dr.).
Namun, Nuh menuturkan, aturan baru melamar menjadi CPNS guru wajib bergelar Gr. itu belum diterapkan dalam seleksi CPNS tahun ini. Seperti diberitakan, rencananya tes CPNS tahun ini digelar antara Juni–Juli.  ’’Sekarang masih masa transisi. Masih banyak guru yang sudah mengajar, tapi belum mendapat sertifikat guru profesi,’’ katanya.
Aturan baru tentang skema melamar CPNS guru ini paling cepat diterapkan pada seleksi CPNS tahun depan. Sebab, Kemendikbud ditargetkan menuntaskan sertifikasi profesi guru yang sudah mengajar tahun depan. Ketika target tadi sudah tuntas, profesi guru bisa diraih dengan sekolah tambahan atau dikenal dengan nama program profesi guru prajabatan (PPG).
     Nuh menegaskan bahwa program PPG itu tidak hanya diikuti oleh sarjana kependidikan. Tapi, program mencetak guru profesional ini juga boleh diikuti oleh sarjana non-kependidikan. "Tahun lalu, MK (Mahkamah Konstitusi) sudah memutuskan bahwa sarjana non-kependidikan boleh menjadi guru profesional," ujarnya.


     Mantan rektor ITS Surabaya itu menuturkan, sistem ini sama untuk lingkungan dosen. Dia menjelaskan bahwa banyak dosen yang bukan alumni fakultas kependidikan.  ’’Bahkan di ITB itu tidak ada dosen dari fakultas kependidikan. Tapi, bisa mengajar dan mendapatkan tunjangan sertifikasi dosen,’’ ungkapnya.

Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.