Translate

Saturday, June 21

Lama Belajar SMK 4 Tahun

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Lama Belajar SMK 4 Tahun
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/06/lama-belajar-smk-4-tahun.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Kemendikbud sedang menggodok aturan baru tentang durasi belajar di sekolah menengah kejuruan (SMK). Jika saat ini rata-rata lama belajar di SMK 3 tahun, mulai tahun 2015 menjadi 4 tahun.


Mustaghfirin Amin selaku Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud mengatakan, saat ini ada sejumlah SMK yang melakukan masa pendidikan selama 4 tahun. "Tetapi belum menyeluruh. Rencananya kita nasionalkan program SMK 4 tahun itu," katanya kemarin (20/6).
    
Banyak pertimbangan yang membuat lama belajar di SMK ditambah menjadi 4 tahun. Salah satunya terkait dengan hasil evaluasi. Dengan durasi belajar tiga tahun, lulusan SMK baru menguasai kemampuan atau keahlian dasar saja.
"Padahal untuk mendukung pembangunan Indonesia, ke depan dibutuhkan lulusan SMK yang lebih terampil. Keahliannya ada di tingkat lebih tinggi dari sekarang," lanjut Mustaghfirin.
    
Program SMK 4 tahun yang diberlakukan secara nasional itu tidak untuk semua bidang keahlian. Masih ada bidang-bidang keahlian di SMK yang durasi belajarnya cukup tiga tahun saja.
Bidang keahlian yang membutuhkan waktu belajar hingga 4 tahun salah satunya kimia industri. "Analisis kami, kalau cuma tiga tahun hanya menguasai dasar-dasarnya saja," papar dia. Bidang keahlian lain yang diharapkan berjalan selama 4 tahun adalah rumpun kehutanan.
    
Melalui pembangunan SMK yang terus digenjot, Mustaghfirin meyakini proyeksi peminat sekolah vokasi di Indonesia terus tumbuh. Tahun ini jumlah siswa SMK sekitar 1,5 juta siswa. Tingkat peminatnya setiap tahun rata-rata 200 ribu siswa.
    
Tantangan lain dalam pengelolaan SMK adalah variasi latar belakang psiswa. Kecenderungan siswa SMK berasal dari keluarga yang kurang mampu. Alhasil, mereka butuh dukungan anggaran tinggi.

    
Tantangan lainnya adalah kualitas SMK di Indonesia yang masih beragam. Mulai tahun ini Kemendikbud menetapkan 1.600 SMK rujukan. SMK rujukan adalah sekolah yang memiliki jumlah siswa lebih dari seribu orang.
Sekolah tersebut wajib membina tiga sampai lima unit SMK kecil-kecil di sekitarnya. Model pembinaan itu bisa berupa siswa SMK kecil mengikuti pembelajaran dan praktikum di SMK rujukan.


Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.