Prediksi Penerbitan NIP bagi Honorer K2


Saat ini, BKN Regional III baru melakukan verifikasi dan proses untuk Kabupaten Bogor yang menempati urutan kedua dalam waktu pengajuan berkas NIP CPNS. Terkait Kabupaten Bogor, berdasarkan informasi yang dihimpun Riswanto dan BK-Diklat Kota Cirebon, mereka mengusulkan
lebih dari seribu NIP CPNS.

Pertanggal 6 Juni 2014 baru disetujui NIP-nya oleh BKN sekitar 300-an. Sampai akhir bulan Juni ini, kata Riswanto,BKN Regional III sendiri belum dapat memastikan usulan NIP CPNS Kota Cirebon akan selesai. “Berharap Juli sudah selesai. Tapi kami belum dapat memastikan,” paparnya.
Penerbitan NIP belum dapat dipastikan waktunya, tetapi Riswanto memastikan hal itu tidak menghalangi Surat Keputusan (SK) untuk 115 CPNS tersebut. Artinya, sesuai dengan ketentuan awal, SK mereka tetap terhitung mulai tanggal 1 Juni 2014.

“Proses NIP masih berjalan. SK Terhitung tetap 1 Juni meskipun proses lebih lama,” paparnya.
Nomor Induk Pegawai menjadi hal sangat penting bagi CPNS dan ini adalah identitas bagi PNS. Sebab, kata Riswanto, tanpa adanya NIP tidak akan pernah keluar SK CPNS. Dengan demikian, Pemerintah Kota Cirebon baru akan mengeluarkan SK jika NIP dari BKN sudah disampaikan kepada Pemkot melalui BK-Diklat. Berlarut-larutnya proses penerbitan NIP bukan kesengajaan.

Jika telah resmi menjadi PNS, mereka dapat ditempatkan sesuai formasi yang ditentukan BK-Diklat. Meskipun tugas awal di dinas tertentu, bisa dipindah ke dinas lain sesuai kebutuhan.

Untuk itu, Kepala BK-Diklat Kota Cirebon Anwar Sanusi SPd MSi berharap agar semua honorer K-2 yang telah melalui berbagai tahapan, dapat bekerja dengan lebih giat dan semangat. “Kami sudah melakukan beberapa proses yang harus dilalui. Setelah ada NIP, proses mereka sudah dekat menjadi CPNS,” terangnya