Translate

Sunday, July 20

Mendikbud Jamin Guru Bahasa Inggris Tetap Dapat TPG

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Mendikbud Jamin Guru Bahasa Inggris Tetap Dapat TPG
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/07/mendikbud-jamin-guru-bahasa-inggris-tetap-dapat-TPG.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!
Mendikbud Jamin Guru Bahasa Inggris Tetap Dapat TPG

Mohammad Nuh selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) terus menenangkan guru yang khawatir hak finansialnya hilang akibat penerapan Kurikulum 2013. Pengurangan beban mengajar akibat kurikulum baru, bisa diganti aktivitas pembelajaran di luar kelas.



Mendikbud mengatakan di antara jam mengajar yang berkurang ada di mata pelajaran bahasa Inggris. "Dulu bahasa Inggris itu 6 jam, sekarang empat jam. Bahasa Indonesia dulu 4 jam, sekarang 6 jam," katanya kemarin.

Dalam struktur kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), jumlah jam pelajaran bahasa Inggris adalah 4 kali tatap muka per pekan. Tetapi sekolah diberi kesempatan untuk menambah tatap muka bahasa Inggris melalui kelompok muatan lokal, hingga menjadi 6 kali tatap muka per pekan.

Sedangkan dalam Kurikulum 2013 ini, Mendikbud menegaskan bahwa jumlah jam mata pelajaran bahasa Inggris adalah 4 kali tatap muka per pekan.

"Kita menambah jumlah jam bahasa Indonesia, karena ingin menekankan bahasa Indonesia. Ini bahasa kita sendiri," tandasnya.

Mendikbud mengakui dengan pengurangan jumlah tatap muka bahasa Inggris itu, berdampak pada guru-guru yang sudah mendapatkan TPG (tunjangan profesi guru). Dia mengatakan aturan guru memperoleh tunjangan itu adalah, mengajar minimal 24 jam tatap muka per pekan.

"Lalu bagaimana dengan nasib guru-guru bahasa Inggris? Saya jamin tetap mendapatkan TPG," katanya.
Skenarionya adalah, pada perhitungan mengajar di kelas bisa jadi berkurang dan tidak sampai 24 jam pelajaran atau tatap muka per pekan. Tetapi kekurangan itu bisa diganti dengan aktivitas di luar kelas. 

Misalnya para guru bahasa Inggris berinisiatif membuat pusat-pusat atau kelompok pembelajaran Inggris.
"Aktivitas guru di luar kelas itu bisa dihitung sebagai beban mengajar, ada hitungannya sendiri," kata dia.

Nuh menjamin bahwa implementasi Kurikulum 2013 ini tidak akan mengubah status guru yang awalnya berhak mendapatkan TPG menjadi tidak berhak lagi. Khusus untuk kegiatan di luar kelas, Nuh mengatakan tidak hanya dipakai untuk guru-guru bahasa Inggris saja. Tetapi juga bisa digunakan untuk guru-guru mata pelajaran lain, yang merasa jumlah tatap muka di kelas kurang banyak.




Melalui perhitungan ini, Mendikbud mengatakan bisa dipakai solusi banyaknya guru yang berlari-lari mengajar di banyak sekolah. Tujuan mereka mengajar di banyak sekolah itu demi mengejar target beban mengajar 24 kali tatap muka per pekan
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.