Translate

Saturday, August 16

Presiden SBY Usulkan Dana Desa Rp 9,1 Triliun

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Presiden SBY Usulkan Dana Desa Rp 9,1 Triliun
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/08/presiden-sby-usulkan-dana-desa-rp-9-triliun.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan dukungannya dalam pembangunan daerah. Dukungan ini  disampaikan Presiden SBY dalam pidato keterangan pemerintah atas RAPBN Tahun 2015 dan nota keuangannya yang berlangsung di depan Rapat Paripurna DPR-RI.



Menurut Presiden, Pemerintah Pusat dalam RAPBN tahun 2015 menganggarkan alokasi transfer ke daerah sebagai instrumen pelaksanaan desentralisasi fiskal dalam rangka mendorong pencapaian tujuan pembangunan nasional. Ia menyebutkan, tahun 2015, merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJMN 2015-2019 dan pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.

Selain Dana Transfer ke Daerah, menurut Presiden SBY, kepada daerah juga akan dialokasikan “Dana Desa” yang diadakan melalui realokasi anggaran belanja pusat yang berbasis desa.

“Alokasi transfer ke daerah direncanakan mencapai Rp640,0 triliun. Sedangkan untuk penyaluran Dana Desa sebesar 10% dari dan di luar anggaran transfer ke daerah akan dilakukan bertahap dan sesuai kemampuan negara,” kata Presiden SBY seraya menyebutkan, pemerintah mengusulkan Dana Desa sebesar Rp 9,1 triliun yang berasal dari PNPM yang sebelumnya dikelola oleh pemerintah pusat.

Dana Desa ini adalah dana yang bersumber dari pendapatan asli desa, bagi hasil pajak dan retribusi daerah kabupaten/kota, Alokasi Dana Desa (ADD) dari bagian Dana Perimbangan yang diperoleh dari Kabupaten/Kota serta bantuan keuangan dari provinsi/kabupaten/kota.

“Dengan Dana Desa ini diharapkan bagi sekitar 71 ribu kepala desa, mereka dapat memperbaiki desa yang mereka pimpin,” kata SBY dalam Rapat Paripurna DPR-RI.

Terkait dengan pelaksanaan Dana Desa tersebut, menurut Presiden SBY, diharapkan pemerintah juga mampu menyiapkan perangkat pengawasan agar dapat diikuti dengan tanggungjawab besar terhadap pengelolaan secara transparan dan akuntabel, agar tidak disalahgunakan dan menimbulkan konflik atau tersangka korupsi baru.

Dana Otonomi Khusus
Pada bagian lain pidatonya, Presiden SBY menyampaikan, untuk memenuhi amanat Undang-Undang Otonomi Khusus, dalam RAPBN tahun 2015, pemerintah mengalokasikan dana Otonomi Khusus sebesar Rp 16,5 triliun.



Dana sebesar Rp 16,5 triliun itu, menurut Presiden, masing-masing untuk Provinsi Papua dan Papua Barat sebesar 7 triliun, dan Provinsi Aceh 7 triliun, untuk mendanai pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, pendanaan pendidikan, sosial dan kesehatan. Selain itu, ada dana tambahan infrastruktur sebesar 2,5 triliun untuk Papua dan Papua Barat akan digunakan untuk mendanai bidang pendidikan dan kesehatan.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.