WamenPAN-RB Ajak Masyarakat Kawal Seleksi CPNS 2014


Seleksi CPNS sering kali dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Mereka mengatasnamakan pejabat pemerintah dan menjanjikan kepada masyarakat bisa meluluskan tes hingga akhirnya diterima menjadi pegawai. Masyarakat diminta untuk ikut serta mengawal proses seleksi CPNS agar terhindar dari KKN.




Eko Prasojo selaku WamenPAN-RB mengatakan “Modus yang paling utama adalah menjanjikan dan meyakinkan masyarakat dapat masuk menjadi CPNS serta memungut sejumlah uang,”.

Wamen menghimbau kepada masyarakat untuk tidak percaya kepada seseorang yang menjajikan kelulusan dalam penerimaan CPNS. Jika memang ada, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada Sekda, BKD atau Hotline Panselnas.

Pemerintah berusaha mengembalikan citra buruk pemerintah di mata masyarakat. 

“Kami akan menumbuhkan kembali kepercayaan masyarakat yang telah hilang karena selama ini ada image yang kurang baik. Anggapan buruk dari masyarakat bahwa orang yang akan menjadi CPNS itu harus membayar,” ujarnya.

Pemerintah bekerja keras untuk memperbaiki proses seleksi CPNS. Tahun 2014 ini seluruhnya menggunakan sistem CAT, sehingga seleksi CPNS 2014 dapat berlangsung transparan, obyektif, adil, bebas dari KKN, dan tidak dipungut bayaran.

Melalui proses seleksi ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas birokrasi pemerintah, karena  akan diperoleh putra putri terbaik bangsa. Pada gilirannya, kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur yang ada di instansi pemerintah bertambah baik, karena untuk dapat diterima menjadi CPNS harus melalui kompetisi yang sangat ketat.

Wamen mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengawal bersama proses seleksi CPNS 2014 ini agar bersih dari KKN. 




“Kita awasi bersama proses seleksi ini demi bangsa Indonesia yang lebih baik,” Pungkasnya.