Gagal daftar CPNS 2014, gara-gara NIK Ganda


Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP Elektronik (e-KTP) di Kabupaten Rejang Lebong, tidak seluruh nya valid. Pasalnya, ternyata ada NIK ganda. Anggapan tersebut terungkap dari proses pendaftaran CPNS 2014 secara online yang menjadikan NIK sebagai salah satu syarat utama saat melakukan pendaftaran online CPNS 2014.



Ada NIK yang diduga ganda lantaran warga yang mencoba mendaftar mendapati konfirmasi dari sistem yang menyebutkan NIK telah digunakan. Indikasi NIK ganda bahkan semakin menguat, karena diantara calon pelamar CPNS yang mencoba mendaftar sudah mencocokkan bahwa NIK mereka sama. Akibatnya salah satu calon pelamar tidak bisa mendaftar.

JPNN mengabarkan, Sekretaris Daerah Rejang Lebong, Drs. Sudirman ketika dikonfirmasi tak menampik kabar tersebut. Bahkan Sudirman mengaku sedikitnya sekitar 15 orang mengaku mendapati NIK mereka sama.

“Ya memang ada yang mengaku NIK sama dengan orang lain sehingga mereka tidak bisa melakukan pendaftaran secara online. Ada sekitar 15 orang,” kata Sudirman.

Menyikapi masalah ini, Ketua Panitia Penerimaan CPNS Rejang Lebong ini mengaku akan segera menelusuri dugaan NIK ganda tersebut ke Kementerian Dalam Negeri. Pihaknya juga akan berupaya mengakomodir warga yang gagal melakukan pendaftaran akibat NIK invalid tersebut.

“Pekan depan mungkin saya dan Kepala Dinas Dukcapil akan berangkat ke Jakarta untuk mencari tahu penyebab NIK yang invalid ini. Informasinya kejadian seperti ini juga terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia. Makanya kita akan mencari kejelasannya,” jelas Sudirman.