Translate

Wednesday, September 3

Pelamar CPNS Dilarang Pilih 2 Instansi

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Pelamar CPNS Dilarang Pilih 2 Instansi
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/09/pelamar-cpns-dilarang-pilih-2-instansi.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Tahun 2014 ini, para calon peserta seleksi CPNS 2014 hanya diperbolehkan mendaftar pada satu kementerian atau lembaga saja. Bagi mereka yang mendaftar di dua atau lebih kementerian atau lembaga, kelulusannya akan langsung dibatalkan.



Hal tersebut ditegaskan oleh Herman Suryatman selaku Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Rabu (3/9).  

Herman mengatakan, pembatalan kelulusan itu akan dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) pada semua instansi yang dilamar oleh peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) tersebut. Panselnas sendiri sebelumnya telah mengungkapkan, meski hanya boleh mendaftar di satu kementerian atau lembaga, peserta diperbolehkan memilih maksimal tiga jabatan pada instansi yang sama.

"Peserta yang memaksakan diri seperti itu masuk ke dalam kategori tidak jujur. Padahal CPNS disiapkan untuk menjadi aparatur yang jujur, sejak proses perekrutan dimulai, peserta juga harus bertindak jujur," ungkapnya.

Ketidakjujuran itu, lanjut dia, bukan saja pembatalan yang akan terjadi, tetapi kasus bisa masuk ke ranah hukum karena merupakan tindak pidana pemalsuan.

Tahun ini sendiri, pendaftaran CPNS 2014 dilakukan secara single entry. Selain itu, pelamar harus menggunakan nomor induk kependudukan (NIK). Cara ini, lanjut Herman, disiapkan pula untuk menghindari adanya pelamar yang memaksakan diri mendaftar di dua instansi atau lebih.

"Otomatis akan terdeteksi oleh sistem yang telah dibangun oleh Panselnas," imbuh nya.

Dia menuturkan, penetapan larangan pendaftaran lebih dari satu instansi dilakukan setelah bercermin dari tes CPNS tahun lalu. Banyaknya pelamar yang diterima di lebih dari satu instansi berakibat pada kosongnya formasi saat mereka telah memilih satu pilihan.

Kejadian ini kemudian juga dirasa menimbulkan ketidakadilan bagi para pelamar lain.

Sementara itu, persiapan ujian juga tengah dilakukan oleh KemenPAN-RB. Rencananya, tes kemampuan dasar (TKD) yang akan digelar pada pertengahan bulan ini, akan dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sepenuhnya.

Untuk memuluskan rencana tersebut, KemenPAN-RB sendiri telah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk meminjamkan sistem IT mereka. Sistem itu telah digunakan Kemendikbud dalam uji kompetensi guru (UKG).

Selain itu, sistem komputer BKN di 12 lokasi juga telah disiapkan untuk rencana penghilangan tes tulis dengan menggunakan lembar jawaban komputer (LJK) itu.


"Itu juga kalau memang instansinya tidak mumpuni. Tapi kalau IT nya sudah oke, bisa menggunakan milik instansi itu sendiri," tandas nya.
     
Dengan adanya sistem CAT ini, maka pelamar dari daerah yang ingin mendaftar di instansi pusat yang tidak memiliki kantor wilayah, tidak perlu bersusah payah datang ke ibu kota untuk mengikuti TKD. Mereka bisa melakukan tes di provinsi di bawah koordinasi BKD.

Namun, untuk mereka yang berada di pusat dan ingin melamar ke instansi daerah, maka mereka diwajibkan ke daerah yang dilamar. "Beda dengan pelamar di daerah yang melamar instansi pusat, tesnya cukup di daerah saja," jelas nya.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.