Pengoperasian RSUD tunggu hasil rekrutmen CPNS 2014

Rencana pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Malang, masih terganjal masalah tenaga kesehatan.



Pemerintah Kota Malang masih mencari staf dan tenaga kesehatan untuk kebutuhan pengoperasian rumah sakit.

Surya mengabarkan, Asih Tri Rachmi Nuswantari Kepala Dinkes Kota Malang mengatakan, peraturan daerah (Perda) terkait struktur organisasi RSUD sudah disahkan oleh DPRD Kota Malang, pertengahan Agustus 2014.

Namun, pengoperasian rumah sakit tetap belum bisa dilakukan sekarang.

Alasannya, staf dan tenaga kesehatan untuk pengoperasian rumah sakit masih belum ada.
Kebutuhan tenaga kesehatan dan staf untuk mengoperasikan rumah sakit tersebut sekitar 144 pegawai.

"Sekarang hanya ada 60 pegawai saja. Kami masih menunggu hasil rekrutmen CPNS tahun ini untuk pengoperasian rumah sakit. Dinkes mendapat jatah 65 tenaga kesehatan," kata Asih, 

Dikatakan nya, pembangunan fisik dan perlengkapan di rumah sakit sudah hampir selesai 100 persen.
Kapasitas rumah sakit tersebut mampu menampung 50 orang yang menjalani rawat inap. Hanya saja untuk kebutuhan tempat tidur masih belum ada.

"Bulan ini kami berencana melakukan pengadaan 50 unit tempat tidur untuk rumah sakit. Selain itu, kami juga meminta agar segera dibuat Perda Retribusi untuk rumah sakit," ujar nya.



Surya mengabarkan Sugiharto selaku Kepala BKD Kota Malang, mengatakan, dalam rekrutmen CPNS 2014, Pemkot Malang mendapat jatah 79 kursi.

Dari total itu, formasi paling banyak untuk tenaga kesehatan sekitar 65 (enam puluh lima) orang.
Sisanya, 7 (tujuh) orang untuk tenaga pendidikan, 4 (empat) orang untuk tenaga administrasi dan 3 (tiga) orang untuk tenaga keuangan.