Translate

Saturday, September 6

Protes KemenPAN-RB empat instansi daerah mundur dari seleksi CPNS 2014

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Protes KemenPAN-RB empat instansi daerah mundur dari seleksi CPNS 2014
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/09/protes-kemenpan-rb-empat-instansi-daerah-mundur.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Sejumlah kabupaten/kota di Jatim marah dengan ruwetnya proses penerimaan CPNS 2014 yang dilakukan terpusat oleh Panselnas.



Sebagai bentuk protes, 4 (empat) daerah di Jawa Timur menyatakan mundur dari proses pendafataran CPNS 2014. Keempat daerah itu antara lain, Kabupaten Probolinggo, Trenggalek, Lumajang dan Kota Madiun.

Surya melaporkan Eka Agus Tjahjono selaku Kepala Bidang Formasi dan Pengembangan BKD Provinsi Jawa Timur,  mengatakan, empat daerah tersebut mundur karena merasa tahun ini masih belum siap menggelar rekruitmen CPNS dengan sistem online. Selain itu, sedikitnya formasi yang diterima juga menjadi pertimbangan lain nya.

“Pengunduran diri mereka sudah disampaikan kepada Panselnas Kemen-PAN,” ujar nya.

Dilansir Surya Selain empat daerah tersebut, Kabupaten Tulungagung, kata Eka sebenarnya juga sudah menyatakan diri mau mundur juga. Tapi karena masih ragu-ragu, sehingga tidak jadi mundur.

Dengan mundur nya Kabupaten Probolinggo, Trenggalek, Lumajang dan Kota Madiun dari proses pendaftaran CPNS, maka jatah formasi CPNS 2014 di Jatim berkurang, dari untuk 30 menjadi 26 daerah. Rincian nya, Pemprov Jatim dan 25 kabupaten/kota.

Mundurnya empat kabupaten/kota dari proses rekruitmen CPNS ini merupakan anti klimaks dari protes terhadap ketidaksiapan Panselnas KemenPAN-RB dalam menggelar pendaftaran CPNS secara online dan terpusat.

Sebelumnya, menyikapi sering ngadatnya situs https://panselnas.menpan.go.id yang menjadi tempat pendaftaran secara online, Pemprov Jatim mendesak pelaksanaan rekruitmen CPNS dikembalikan ke daerah.



Surya melaporkan Gubernur Jatim Soekarwo minta proses rekruitmen tidak seluruhnya ditangani Pemerintah Pusat. Sebagian mestinya diserahkan kembali kepada daerah, seperti dulu.

“Kalau seluruhnya ditangani Pusat, sering ngadat seperti sekarang ini,” tegas nya.

Pemerintah Pusat, kata Gubernur Jatim mesti nya hanya menyediakan sistem saja. Sementara seluruh pelaksanaan dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.