Translate

Wednesday, October 15

Cara Penilaian Di SD Pada Kurikulum 2013 (K13)

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Cara Penilaian Di SD Pada Kurikulum 2013 (K13)
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/10/cara-penilaian-di-sd-pada-kurikulum.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Karakteristik Penilaian Kurikulum 2013

Penilaian dalam Kurikulum 2013 memiliki karakteristik sebagai berikut:


Belajar Tuntas 
Asumsi yang digunakan dalam belajar tuntas adalah peserta didik dapat mencapai kompetensi yang ditentukan, asalkan peserta didik mendapat bantuan yang tepat dan diberi waktu sesuai dengan yang dibutuhkan. Peserta didik yang belajar lambat perlu diberi waktu lebih lama untuk materi yang sama, dibandingkan peserta didik pada umum nya.

Otentik 
Memandang penilaian dan pembelajaran adalah merupakan dua hal yang saling berkaitan.Penilaian otentik harus mencerminkan masalah dunia nyata, bukan dunia sekolah. Menggunakan berbagai cara dan kriteria holistik (kompetensi utuh merefleksikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap). Penilaian otentik tidak hanya mengukur apa yang diketahui oleh peserta didik, tetapi lebih menekankan mengukur apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik.
Berikut contoh tugas otentik : Pemecahan masalah matematika, melaksanakan percobaan, bercerita, menulis laporan, berpidato, membaca puisi, membuat peta perjalanan.

Berkesinambungan 
Penilaian berkesinambungan dimaksudkan sebagai penilaian yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan selama pembelajaran berlangsung. Tujuan nya adalah untuk mendapatkan gambaran yang utuh mengenai perkembangan hasil belajar peserta didik, memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil terus menerus dalam bentuk penilaian proses, dan berbagai jenis ulangan secara berkelanjutan (ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester).
Menggunakan teknik penilaian yang bervariasi
Teknik penilaian yang dipilih dapat berupa tertulis, lisan, produk, portofolio, unjuk kerja, projek, pengamatan, dan penilaian diri.

Berdasarkan acuan kriteria 
Kemampuan peserta didik tidak dibandingkan terhadap kelompok nya, tetapi dibandingkan terhadap kriteria yang ditetapkan, misal nya ketuntasan minimal, yang ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Catatan : KKM tidak perlu dicantumkan dalam buku rapor, hanya menjadi catatan guru.


Jenis Penilaian pada Kurikulum 2013

            Penilaian pendidikan sebagai proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik mencakup penilaian otentik, penilaian diri, penilaian berbasis portofolio, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, dan ulangan akhir semester.


Teknik Penilaian di SD 

Penilaian di SD dilakukan dalam berbagai teknik untuk semua kompetensi dasar yang dikategorikan dalam tiga aspek, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan .

1. Sikap 
    Contoh muatan KI-1 (sikap spiritual) antara lain: Ketaatan beribadah, berperilaku syukur, berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan, toleransi dalam beribadah
   Contoh muatan KI-2 (sikap sosial) antara lain: Jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, percaya diri.

Catatan : Bisa ditambahkan lagi sikap-sikap yang lain sesuai kompetensi dalam pembelajaran,     (kerja sama, ketelitian, ketekunan, dll.)
 .
Penilaian apek sikap dilakukan melalui observasi, penilaian diri, penilaian antarteman, dan jurnal.

2. Pengetahuan 
Aspek Pengetahuan dapat dinilai dengan cara : Tes tulis, tes lisan, penugasan.

3. Keterampilan 
Aspek keterampilan dapat dinilai dengan cara berikut:

a. Kinerja atau Performance
adalah suatu penilaian yang meminta siswa untuk melakukan suatu tugas pada situasi yang sesungguh nya yang mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Misal nya tugas memainkan alat musik, menyanyi, bermain peran, menari.


b. Projek
Penilaian Projek merupakan penilaian terhadap tugas yang mengandung investigasi dan harus diselesaikan dalam periode/waktu tertentu. Tugas tersebut meliputi perencanaan, pelaksanaan, pelaporan. Missal nya : membuat laporan pemanfaatan energy di dalam kehidupan, membuat laporan hasil pengamatan pertumbuhan tanaman.

c. Portofolio
Penilaian dengan memanfaatkan Portofolio merupakan penilaian melalui sekumpulan karya peserta didik yang tersusun secara sistematis dan terorganisasi yang dilakukan selama kurun waktu tertentu.
Agar penilaian portofolio berjalan efektif guru beserta peserta didik perlu menentuan hal-hal yang harus dilakukan dalam menggunakan portofolio sebagai berikut:


         1) masing-masing peserta didik memiliki porto folio sendiri yang di dalamnya memuat hasil                    belajar siswa setiap muatan pelajaran atau setiap kompetensi.
         2) menentukan hasil kerja apa yang perlu dikumpulan/disimpan.
         3) sewaktu waktu peserta didik diharuskan membaca catatan guru yang berisi komentar,                          masukkan dan tindakan lebih lanjut yang harus dilakukan peserta didik dalam rangka                          memperbaiki hasil kerja dan sikap.
        4) peserta didik dengan kesadaran sendiri menindaklanjuti catatan guru.
        5) catatan guru dan perbaikan hasil kerja yang dilakukan peserta didik perlu diberi tanggal,                     sehingga perkembangan kemajuan belajar peserta didik dapat terlihat.

Sumber : Panduan Teknis Kurikulum 2013 – SD (hal.5 s.d. 12)


Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.