Sinyal Kenaikan BBM sebelum bulan Januari 2015

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil memberikan sinyal bahwa kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi akan dilakukan pemerintah sebelum Januari 2015.

     
"Sebelum Januari, bisa besok, bisa sebelum Januari," katanya
, yang qizz234 kutip dari surya (30/10).
     
Sofyan tidak bicara lebih lanjut tentang rencana penyesuaian harga BBM tersebut, karena masih berupa pembicaraan di tingkat internal, namun pemerintah mulai melakukan rapat terbatas mengenai program pengalihan subsidi energi.
     
surya mengabarkan, terkait volume BBM bersubsidi yang pada akhir tahun diperkirakan melebihi kuota 46 juta kiloliter, pemerintah akan mengupayakan cara lain yang lebih efektif dari sekedar program pengendalian konsumsi.
     
"Pokoknya diusahakan, agar bagaimana kuota yang ada itu tercukupi tanpa orang harus antre, karena antre itu tidak akan menyelesaikan masalah," kata Sofyan, yang qizz234 kutip dari surya (30/10).
     
Sebelum nya 
seperti dilansir surya, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan upaya pemerintah untuk melakukan reformasi terkait kebijakan BBM bersubsidi tidaklah mudah, karena dampak keputusan tersebut kepada sektor riil dan masyarakat kecil harus dipertimbangkan.
     
"Kalau Anda bertanya tentang kebijakan A, atau kebijakan B, intinya kita tetap menyiapkan. Tapi kita tidak ingin selain dampaknya ke masyarakat seminimal mungkin, juga mungkin reformasinya hanya berlangsung sesaat," ujar Bambang
, yang qizz234 kutip dari surya (30/10).
    
 Untuk itu, pemerintah ingin melakukan persiapan secara hati-hati agar kebijakan itu tidak terlalu berdampak negatif ke masyarakat sehingga reformasi yang dilakukan bisa berdampak jangka panjang dan mendasar untuk perbaikan ekonomi nasional.