Translate

Thursday, October 23

lulusan SMK 2015 dapat sertifikat Ahli yang diakui Negara di ASEAN

Informasi Halaman :
Judul Artikel : lulusan SMK 2015 dapat sertifikat Ahli yang diakui Negara di ASEAN
URL : http://qizz234.blogspot.com/2014/10/ulusan-SMK-siap-berkompetisi-di-era-mea-2015.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!

Siap Berkompetisi di Era MEA 2015

lulusan SMK 2015 dapat setifikat Ahli yang diakui Negara di ASEAN

Mulai tahun 2015 nanti, setiap lulusan SMK tidak hanya memegang ijazah sebagai bukti kelulusan. Tetapi mereka juga mengantongi sertifikasi keahlian sesuai bidang atau jurusan yang ditempuh.
Dengan demikian para lulusan SMK bisa bersaing dengan tenaga kerja asing yang bebas masuk Indonesia.

Direktur Pembinaan SMK Ditjen Pendidikan Menengah Kemendikbud Mustaghfirin Amin mengatakan, Kemendikbud sudah bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Teknis sertifikasi nya dilakukan antara sekolah dengan lembaga sertifikasi. Melalu program sertifikasi lulusan SMK ini, diharapkan bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Mustaghfirin mengatakan sertifikasi lulusan SMK itu akan diakui oleh negara-negara ASEAN. Dengan pemberlakuan MEA, muncul komitmen dari seluruh negara anggota ASEAN untuk mengakui sertifikasi keahlian di masing-masing negara.

"Jadi nanti lulusan SMK Indonesia bisa dengan mudah mencari pekerjaan di negara-negara ASEAN. Begitu juga sebaliknya," kata Mustaghfirin yang qizz234 kutip dari JPNN (23/10).

Untuk tahap awal, sertifikasi lulusan SMK berada di level pemula. Tetapi ke depan akan terus ditingkatkan level keahlian nya.


Program sertifikasi lulusan SMK ini menimbulkan konsekuensi perbaikan kualitas pembelajaran. Mustaghfirin menjelaskan dalam anggaran Kemendikbud 2015, disiapkan bantuan peningkatan kualitas pembelajaran di semua SMK sebesar Rp 700 juta.

"Prioritas bantuan ini bagi SMK yang bergerak di bidang kelautan dan perikanan dulu," tandasnya. Bahkan untuk lulusan SMK kelautan dan perikanan ini diproyeksikan bersertifkat standar internasional.

Saat ini ada sekitar 145 unit SMK perikanan dan 170-an unit SMK kelautan. SMK perikanan dan kelautan ini menjadi priotas penanganan Kemendikbud karena sejalan dengan program Presiden Joko Widodo yang mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim.
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

0 komentar:

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.