Ini janji Mendikbud terkait permintaan Tetua Adat suku rimba








Permintaan suku anak dalam atau suku rimba di kawasan Bukit 12 Jambi mendapatkan guru bagi anak-anak rimba bakal segera terwujud. Pasalnya pemerintah menjanjikan guru khusus memenuhi pendidikan anak suku rimba.

Mendikbud Anies Baswedan, mengatakan kewajiban negara menyediakan pendidikan bagi setiap warga negara nya. Tak terkecuali pendidikan bagi suku-suku terpencil, seperti suku rimba Jambi.

"Memang pemerintah menawarkan sekolah bagi suku rimba. Namun permintaan tetua adatnya diberikan guru saja," jelas Anies Baswedan yang qizz234 kutip dari JPNN(3/4).

Menurut nya, pendidikan memang tak harus dilakukan layak nya aktivitas belajar di kota. Pendidikan perlu mempertimbangkan pula karakter lokal masyarakat nya.

Mendikbud menilai lebih tepat mengirimkan tenaga pengajar bagi suku rimba ke lokasi tinggal. Dibandingkan menyediakan sekolah khusus bagi anak-anak rimba tersebut.

"Anak-anak suku rimba lebih nyaman dengan pendidikan di hutan. Tak perlu sekolah dengan gedung tersendiri," pungkas nya.

Lebih lanjut, Mendikbud menegaskan penyiapan tenaga pengajar bagi suku rimba tengah dilakukan. Butuh berbagai masukan terkait penyiapan tersebut.

Dia mengakui penyiapan tenaga pengajar bagi kebutuhan suku-suku terpencil tidak mudah. Perlu kesiapan matang dilakukan. Mulai dari guru sampai bahan ajar yang diperlukan.


"Kalau hanya mengirimkan guru tanpa kesiapan, nanti tujuan pendidikannya tidak tercapai," ucap nya.

Pengamat sosial, Nia Elvina mengatakan bantuan apapun yang diberikan pemerintah sepatut nya mengharagai karakter lokal. Termasuk bantuan pendidikan yang ditujukan bagi suku rimba di Jambi.

Tanpa pendekatan karakter lokal, menurut dia bantuan tersebut menjadi tidak bermakna banyak. Apalagi terkait pendidikan, perlu sekali menimbang kebutuhan lokal dan karakternya.

"Untuk apa dibangunkan sekolah. Kalau nanti muridnya tidak suka. Lebih baik sekolah seperti keinginan suku setempat, anak didiknya pun lebih nyaman," jelas nya.

Demikian informasi mengenai "Ini janji Mendikbud terkait permintaan Tetua Adat suku rimba".