Translate

Monday, May 11

Cara Cek NUKS/NUKM tahun 2015 secara online

Informasi Halaman :
Judul Artikel : Cara Cek NUKS/NUKM tahun 2015 secara online
URL : http://qizz234.blogspot.com/2015/05/cek-nuks-2015-online.html
Bila berniat mencopy-paste artikel ini, mohon sertakan link sumbernya. ...Selamat membaca.!







Kepala Sekolah/Madrasah merupakan tokoh sentral dalam peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing pendidikan. Peran kepala sekolah/madrasah sangat strategis dalam upaya mewujudkan sekolah/madrasah yang mampu membentuk insan Indonesia cerdas dan kompetitif. 

Kepala sekolah/madrasah dalam tugas, peran, dan fungsinya merupakan faktor penyumbang keberhasilan kualitas pendidikan antara lain dalam hal penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.

Dalam Permendiknas Nomor 13 Tahun 2007 dinyatakan bahwa seorang Kepala Sekolah/madrasah diharapkan memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan sosial. Pada kenyataannya, tidak semua kepala sekolah/madrasah menguasai seluruh kompetensi secara utuh. Dari sisi penguasaan kompetensi, berdasarkan survei tahun 2007 oleh Direktorat Tenaga Kependidikan menunjukkan bahwa kompetensi kepala sekolah masih lemah. Penguasaan kompetensi kepribadian (67,3%), manajerial (47,1%), kewirausahaan (55,3%), supervisi (40,41%), dan sosial (64,2%). 

Tahap pemerolehan sertifikat dan nomor unik kepala sekolah (NUKS) atau nomor unik kepala Madrasah (NUKM) menjadi sangat penting, karena tahap ini adalah ujung akhir bagi upaya memilah dan memilih calon kepala sekolah/madrasah yang layak dan memenuhi persyaratan baik secara administratif maupun akademik, serta memenuhi harapan publik. Dengan demikian diyakini bahwa calon kepala sekolah/madrasah yang memiliki sertifikat dan nomor unik kepala sekolah adalah calon kepala sekolah/madrasah yang benar-benar kompeten.

Pemerolehan sertifikat dan nomor unik kepala sekolah (NUKS) atau nomor unik kepala Madrasah (NUKM) perlu dipahami.

Berikut infoptk.net berikan gambaran secara umum tentang prosedur pemerolehan sertifikat dan Nomor Unik Kepala Sekolah/Madrasah (NUKS/M) :

Prosedur pemerolehan sertifikat dan nomor unik kepala sekolah/madrasah (NUKS/M) merupakan tahapan setelah prosedur diklat dalam sistem program penyiapan calan kepala sekolah/madrasah. Secara garis besar prosedur pemerolehan sertifkat dan NUKS terdiri dari 4 (empat) tahapan :
1. Penerimaan data lulusan diklat calon kepala sekolah/madrasah;
2. Verifikasi;
3. Penerbitan sertifikat dan nomor unik kepala sekolah/madrasah (NUKS/M);
4. Penyerahan sertifikat.

Supaya mudah dipahami silahkan anda perhatikan alur atau bagan mengenai  Prosedur pemerolehan sertifikat dan nomor unik kepala sekolah/madrasah (NUKS/M) :

1. Penerimaan Data Lulusan Peserta Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah (In-On-In) 
a)       Penerimaan Laporan dan Data Lulusan Peserta Diklat Calon Kepala Sekolah/Madrasah (In-On-In) adalah laporan dan data lulusan peserta diklat yang disertai pernyataan LP2CKSM (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah/Madrasah ) terhadap calon kepala sekolah/madrasah bahwa yang bersangkutan telah memenuhi kriteria yang telah dipersyaratkan agar diproses lebih lanjut oleh LPPKS 
b)       Pengiriman laporan dan data lulusan diklat calon kepala sekolah/madrasah oleh LP2CKSM kepada LPPKS paling lambat 7 hari setelah diklat In On In. 

2. Verifikasi 

a)      Verifikasi adalah kegiatan mengkaji ulang laporan dan data lulusan diklat In On In calon kepala sekolah/madrasah untuk memastikan validitasnya dengan menggunakan instrumen yang telah dibakukan. 
b)      Apabila laporan dan data lulusan diklat calon kepala sekolah/madrasah tidak valid, maka LPPKS melakukan konfirmasi kepada LP2CKSM sampai dipastikan bahwa laporan dan data tersebut terbukti valid. 
c)      Peserta yang oleh LP2CKSM dinyatakan lulus dan dinyatakan valid oleh LPPKS, mendapatkan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), sedangkan peserta yang tidak lulus dinyatakan gugur. 

3. Penerbitan Sertifikat dan NUKS atau NUKM

a)      Peserta diklat yang dinyatakan lulus dalam diklat calon kepala  sekolah berhak mendapat STTPP yang dikeluarkan oleh LPPCKS/M. -  
b)       Salinan STTPP dan format hasil seleksi administrasi dan seleksi akademik dikirim oleh LP2CKS/M ke LPPKS sebagai verifikasi. 
c)      Apabila hasil verifikasi calon dinyatakan lulus, LPPKS mengeluarkan NUKS. 
d)      Setelah NUKS dikeluarkan selanjutnya akan diterbitkan sertifikat kepala sekolah oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. 
e)   Format sertifikat calon kepala sekolah terdapat pada lampiran.
f)  Sertifikat Calon Kepala Sekolah adalah bukti formal sebagai pengakuan yang diberikan   kepada guru bahwa yang bersangkutan telah memenuhi kualifikasi dan kompetensi untuk mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah 
g)  Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) adalah nomor khusus yang dikeluarkan dan dicatat dalam database nasional oleh LPPKS sebagai penjamin mutu penyelenggaraan penyiapan calon kepala sekolah/madrasah. 
h)  NUKS terdiri dari 21 digit.
i)   NUKS sebagai data dasar bagi LPPKS dan dinas pendidikan kabupaten/kota dalam pemberdayaan dan pengembangan kepala sekolah. 
j)   Proses penerbitan sertifikat dan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) dilakukan secara reguler pada bulan April dan Oktober tahun berjalan. 



4. Penyerahan Sertifikat

a)   LPPKS menyerahkan sertifikat yang telah ber-NUKS dan ditandatangani Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (PSDMP dan PMP) kepada LP2CKSM 
b)   LP2CKSM membuat dan menyerahkan laporan akhir melampirkan sertifikat asli kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau kanwil kemenag/kantor kemenag kabupaten/kota yang memberikan tugas diklat selambat-lambatnya hari setelah sertifikat diterima.
c)   Dinas terkait menyerahkan sertifikat kepada masing-masing calon kepala sekolah/madrasah selambat-lambatnya 7 hari setelah sertifikat diterima. 

Untuk lebih memahami penjelasan diatas, silahkan anda perhatikan bagan di bawah ini :

Gb. Alur pengajuan sertifikat dan NUKS/M 2015

Apabila   hasil   verifikasi   calon   dinyatakan   lulus,   LPPKS mengeluarkan NUKS.
Setelah   NUKS   dikeluarkan   selanjutnya   akan   diterbitkan sertifikat kepala sekolah oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan.
Nomor  Unik  Kepala  Sekolah  (Arti Nomor NUKS)  adalah  nomor  khusus yang dikeluarkan dan dicatat dalam database nasional oleh LPPKS sebagai penjamin mutu penyelenggaraan penyiapan calon kepala sekolah/madrasah.
NUKS terdiri dari 21 digit seperti dijelaskan pada gambar berikut ini :

Gb. Keterangan Nomor Unik Kepala Sekolah/Madrasah (NUKS/M tahun 2015


Bagaimana cara mendapatkan sertifikat Kepala Sekolah?
Proses Pemerolehan Sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah dengan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) bagi calon kepala sekolah/madrasah melibatkan beberapa lembaga yang memiliki peran dan tanggungjawab yang berbeda, yaitu:
Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS)
Ø  Memverifikasi laporan diklat yang berisi usulan pemerolehan NUKS untuk calon kepala sekolah/madrasah yang lulus diklat In-On-In;
Ø  Mendokumentasikan fotokopi Sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah dengan NUKS dari setiap LP2CKSM
Ø  Menghimpun data seluruh kepala sekolah yang telah memiliki Sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah dengan NUKS dalam Database Kepala Sekolah/Madrasah Nasional (National School Principal Database).
Lembaga Penyelenggara Program Penyiapan Calon Kepala Sekolah/Madrasah (LP2CKSM)
Ø  Melaksanakan kegiatan diklat (In-On-In) sesuai dengan Term Of Reference (TOR) dan atau Rencana Anggaran Kegiatan (RAK) dari dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau kanwil kemenag/kantor kemenag kabupaten/kota.
Ø  Menandatangani sertifikat kepala sekolah pada halaman struktur program diklat.
Ø  Menerbitkan sertifikat sementara kepala sekolah.
Ø  Melaporkan hasil diklat calon kepala sekolah/madrasah kepada dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota atau kanwil kemenag/kantor kemenag kabupaten/kota dan menyerahkan Sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah dengan NUKS asli sebagai bentuk tanggung jawab kepada pemberi pekerjaan.
Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota atau Kanwil Kemenag/Kantor Kemenag Kabupaten/Kota
Ø  Memberikan tugas kepada LP2CKSM untuk melaksanakan Diklat In-On-In Calon Kepala Sekolah/Madrasah berdasarkan Term Of Reference (TOR) dan atau Rencana Anggaran Kegiatan (RAK).
Ø  Menerima laporan pelaksanaan Diklat In-On-In Calon Kepala Sekolah/Madrasah dan Sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah dengan NUKS asli dari LP2CKSM.
Ø  Mendistribusikan Sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah dengan NUKS asli kepada calon kepala sekolah/madrasah yang lulus Diklat In-On-In Calon Kepala Sekolah/Madrasah melalui sekolah masing-masing.
Ø  Mengangkat kepala sekolah yang telah bersertifikat selambat-lambatnya 2 tahun setelah pelaksanaan diklat.



Berikut Contoh sertifikatnya :
contoh sertifikat Kepala Sekolah/Madrasah

Setelah anda memahami prosedur pemerolehan atau cara mendapatkan sertifikat dan NUKS/M tahun 2015, selanjutnya web INFO PTK, berikan cara cek NUKS/M secara online.

1. Silahkan anda klik disini untuk memulai mengecek NUKS/M tahun 2015 secara online (via internet).

2. Maka akan muncul tampilan seperti ini :
laman online pengecekan NUKS/M terbaru

3. Selanjutnya, silahkan anda klik icon pencarian NUKS seperti ditunjukan anak panah diatas.

4. Maka selajutnya akan muncul 2 (dua) kolom yang harus isi, yaitu kolom nama dan tanggal lahir. silahkan anda isi kedua data tersebut untuk memulai pencarian NUKS/M tahun 2015 secara online.

5. Selanjutnya klik tombol CARI.

6. NUKS/M anda akan mucul

Demikian cara mendapatkan sertifikat dan NUKS/M tahun 2015 serta cara mengecek NUKS/M secara online (via internet).

Sumber : disini
Jika Anda menyukai Artikel di web ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di www.qizz234.blogspot.com / Pusat segala Informasi

1 komentar:

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.