Tahapan Pengangkatan Honorer K2 Gagal Tes Dimulai

                                                   

Seluruh instansi, baik instansi pusat maupun isntansi daerah, diminta untuk segera melakukan verifikasi dan validasi terhadap honorer K2 yang gagal tes tahun 2013, sesuai kriteria dalam Peraturan Pemerintah  Nomor  56/2012. Verval ini untuk memastikan mana honorer K2 asli dan mana yang bodong.



Permintaan tersebut disampaikan Tasdik Kinanto selaku Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur  Negara Reformasi dan Birokrasi (KemenPAN-RB) atas nama MenPAN-RB, melalui surat bernomor B.2605/M.PAN.RB/6/2014 tentang penanganan tenaga honorer K2 tertanggal 30 Juni 2014.

Sama seperti usul pemberkasan honorer K2 yang lulus tes, laporan data hasil verval honorer K2 yang gagal tes ini juga harus disertai dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang diteken kepala daerah.

"Terhadap tenaga honorer kategori II yang tidak lulus seleksi,  juga dilakukan verifikasi dan validasi sesuai kriteria dalam PP nomor 56/2012 disertai dengan SPTJM. Data hasil validasi tersebut selanjutnya disampaikan juga ke Kementerian PANRB dan BKN paling lambat tanggal 15 Agustus 2014, sebagai bahan analisis dan pertimbangan perumusan kebijakan selanjutnya," ujar Tasdik dalam suratnya tersebut.



Kebijakan tersebut tentunya mendapat apresiasi dari Forum Honorer Indonesia (FHI).


0 Response to "Tahapan Pengangkatan Honorer K2 Gagal Tes Dimulai"

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.