Seleksi Nasional PTK Berprestasi dari 33 Provinsi

Pemilihan PTK Berprestasi Tahun 2014

Sebanyak 850 PTK (pendidik dan tenaga kependidikan) berprestasi dari 33 provinsi berkumpul di Jakarta untuk mengikuti pemilihan PTK berprestasi tingkat nasional, mulai tanggal 13-19 Agustus 2014. Para peserta ini terdiri dari guru, tutor, kepala sekolah, dan pengawas dari jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan menengah yang menjadi juara di provinsi masing-masing.


Acara pembukaan pemilihan PTK berprestasi dilakukan Rabu (13/08) malam, oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, di Jakarta. Dalam sambutannya, Mendikbud menyampaikan selamat kepada para PTK karena telah menjadi juara.
“Meskipun diadakan pemilihan, hakekatnya ibu dan bapak semua adalah juara,” katanya.
Mendikbud mengatakan, PTK yang hadir dalam kesempatan tersebut merupakan orang-orang mulia yang tidak hanya mencintai pendidikan tapi juga ikut aktif hingga mencapai prestasi. Prestasi ini juga didukung dedikasi tinggi yang berkaitan dengan moral dan komitmen untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia berpesan kepada para PTK ini untuk memanfaatkan momen ini sebagai ajang silaturahim dengan para guru dan tenaga kependidikan yang berasal dari daerah lain. Sebagai wakil provinsi, Menteri Nuh meyakinkan para guru untuk berkompetisi dengan sehat. Menurut dia, juara nasional dalam kompetisi ini bisa dari daerah manapun.
“Tidak selamanya guru terbaik berasal dari kota besar. Orang terbaik, tidak semata-mata ditentukan lokus, tapi ditentukan oleh dia sendiri sebagai yang terbaik,” tuturnya.
850 PTK ini terdiri dari 442 orang guru dan tutor berdedikasi dan berprestasi. Kepala sekolah berprestasi 238 orang, dan pengawas berprestasi 170 orang. Pada 16 Agustus mendatang akan bergabung dengan 850 PTK ini, juara pemilihan PTK PAUDNI sebanyak 51 orang yang saat ini sedang menjalani seleksi di Bandung. Total keseluruhan PTK yang diseleksi adalah 901 orang.


Selain seleksi PTK berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional, para PTK juga akan mengikuti rangkaian kegiatan kenegaraan di DPR, Detik-detik Proklamasi di Istana Negara, dan silaturahim dengan kepala negara dan Mendikbud.