Penerapan "Whole School Training” Untuk Pelatihan Guru


Keberhasilan dari penerapan kurikulum terletak pada guru. Oleh sebab itu proses evaluasi K13, akan lebih mempersiapkan guru menjadi lebih matang. Pola pelatihan yang sebelum nya menghadirkan guru secara bergantian akan dirubah menjadi pelatihan guru secara keseluruhan dilakukan di sekolah, atau dapat disebut dengan “Whole School Training”.


“Konsep pelatihan tidak lagi sebagian guru dipanggil untuk dilatih secara bergantian, tetapi pelatihan langsung dilakukan di sekolah-sekolah, tanpa harus memanggil guru secara bergantian,” kata Mendikbud.

Mendikbud berpendapat bahwa konsep Kurikulum 2013 sudah baik yang menjadikan guru sebagai fasilitator. Peran fasilitator yang diharapkan adalah dapat merangsang proses belajar. 

“Fasilitator ini perlu dipahami caranya tidak dengan instruksi. Pemahaman ini perlu lebih dimengerti lagi, agar murid tidak belajar sendiri dan mengerjakan tugas sendiri,” ujar Mendikbud.

0 Response to "Penerapan "Whole School Training” Untuk Pelatihan Guru"

Post a Comment

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Perhatian !!!
1. No link (baik live link maupun link tidak aktif);
2. Dilarang berkomentar yang tidak sesuai dengan norma, karena ini adalah
blog pendidikan;
3. Dilarang berkomentar dengan huruf kapital semua;
4. Yang tidak mematuhi, mohon maaf komentar akan dihapus.